Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Kolon / Kanker Usus Besar

Posted by

Gejala Kanker Kolon/Kanker Usus Besar - Di stadium awal, penderita mungkin tidak merasakan gejala kanker usus besar, pasalnya ciri-ciri penyakit ini sangat identik dengan sakit lambung biasa. Bahkan, pihak medis banyak yang mengira gejala-gejala yang dialami penderita adalah gejala infeksi usus biasa atau usus kotor yang mengandung banyak toksin. Hal itu membuat penanganan atas kasus kanker usus besar sering terlambat.

Sebelum hal itu terjadi, sebaiknya pembaca mengetahui ciri-ciri kanker usus besar di bawah ini agar polip bisa terdeteksi sejak awal:

  • Frekuensi buang air besar berkurang, karena saluran pencernaan bagian bawah dihalangi oleh tumor. 
  • Sembelit, salah satu ciri-ciri kanker usus besar yang menandakan adanya gangguan pada sistem pencernaan penderita. Pada kasus kanker usus besar, sembelit muncul dikarenakan ada tumor (ukuran sudah cukup besar) di usus besar yang menahan tinja/kotoran. Bila tidak segera dikeluarkan, tinja akan menyebabkan toksin yang tidak sehat bagi tubuh. 
  • Perut terasa penuh, karena kotoran dalam usus besar tidak dapat dikeluarkan. Hal ini mengakibatkan nafsu makan penderita berkurang. 
  • Mengeluarkan darah ketika buang air besar. Untuk ciri-ciri kanker usus besar yang satu ini diperlukan tes yang lebih spesifik mengenai penyebab keluarnya darah ketika buang air besar, apakah karena kanker usus besar atau wasir. 
  • Diare, yang diakibatkan oleh gangguan pada sistem pencernaan. Diare pada kanker usus besar akan dialami penderita secara terus menerus. 
  • Tubuh menjadi kurus, akibat berat badan yang menurun secara drastis. Penyebabnya adalah diare dan nafsu makan yang berkurang. 
  • Ciri-ciri kanker usus besar lainnya: perut kembung, kram di bagian perut, tekstur kepadatan tinja berubah dan tubuh terasa lelah.
Namun, tidak semua ciri-ciri kanker usus besar di atas dialami penderita. Terkadang ada yang sering buang air besar, bahkan sampai mengeluarkan darah pada kotorannya. Ada pula yang tidak disertai darah, tapi bagian perutnya terasa nyeri. Apabila pembaca mengalami gejala kanker usus besar, terutama diare bergantian dengan sembelit selama tiga minggu lebih, jangan disepelekan dan segera temui dokter.

Faktor Resiko: Siapa Saja Yang Bisa Terkena Kanker Kolon?

Setiap orang beresiko menderita kanker usus besar, baik yang berusia muda, dewasa maupun lanjut usia. Namun, beberapa orang yang sangat sensitif atau rentan terkena kanker usus besar/kanker kolon adalah:

  1. Mutasi genetik, atau dengan kata lain riwayat penyakit kanker yang diturunkan dari anggota keluarga. Misalnya, ibu pembaca memiliki gen kanker, maka bisa bermutasi dan berada di gen Anda. Kanker usus banyak menyerang gen orang Afrika, Amerika dan Eropa Timur, bahkan di negara-negara tersebut kanker usus besar menjadi pembunuh nomor satu. 
  2. Memiliki keluarga dengan riwayat polip kolorektal dan kanker payudara. Polip kolorektal yang dialami keluarga bisa diturunkan pada pembaca, jadi harap waspada bila telah terkena polip lakukan tes skrining secara rutin. Kanker payudara yang pernah diderita salah satu anggota keluarga pembaca juga mempertinggi resiko kanker usus besar. Karena, gen yang dihasilkan kanker usus besar dan kanker payudara sama.
  3.  Pria atau wanita yang usianya 40 tahun ke atas, sangat sensitif terhadap penyakit kanker kolon. Sebab, di usia tersebut kinerja pencernaan seseorang (termasuk usus dan usus besar) telah berkurang. Maka, ketika dipakai untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dan kolesterol tinggi, seperti junkfood, gorengan, daging olahan, daging merah dan makanan yang mengandung bahan pengawet, organ pencernaan tidak dapat menguraikannya. Itu mengakibatkan sari-sari makanan tidak terserap usus besar, sehingga tinja tidak bisa membusuk. 
  4. Orang yang tidak menerapkan pola hidup sehat, seperti merokok dan minum minuman beralkohol. Asap rokok yang sudah masuk dalam tubuh akan menjadi toksin yang menempel di dinding-dinding usus karena tidak bisa diuraikan. Begitu pula dengan alkohol, di dalamnya terkandung zat yang berbahaya. Bila keduanya dilakukan secara bersamaan, akan mempertinggi faktor resiko kanker usus besar. 
  5. Orang yang menderita radang usus/crohn atau Kolitis Ulserativa, bisa beresiko terkena kanker kolon atau kanker usus besar. 
  6. Buang air besar tidak teratur, menyebabkan adanya penumpukan tinja di usus besar yang menimbulkan racun dan mengakibatkan kanker usus besar.

Siapapun bisa beresiko terkena kanker usus besar, terutama yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit polip kolorektal dan kanker payudara. Namun, jika pembaca menerapkan gaya hidup sehat mulai dari sekarang, bukan tidak mungkin resiko kanker usus besar akan menghilang. Dengan mengenali ciri-ciri dan gejala kanker usus besar serta tindak pencegahannya, pembaca bisa mendeteksi ada-tidaknya sel-sel kanker tersebut sejak dini. Sehingga, pengobatan bisa diminimalisir dan peluang kesembuhan lebih tinggi.

Artikel Terkait


Blog, Updated at: 04.10

0 komentar:

Posting Komentar