Ketahuilah Apa Itu Kanker Paru-paru, Ciri-ciri dan
Diagnosisnya Sejak Awal – Kanker paru-paru adalah
salah satu jenis kanker yang paling sering ditemui. Ada kanker paru-paru
primer, yakni karsinoma yang asalnya
dari sel epitelium (bermula dari
paru-paru itu sendiri) dan kanker paru-paru sekunder (berasal dari penyebaran
kanker lain). Penyakit kanker paru-paru disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel
yang abnormal di jaringan paru-paru. Apabila tidak segera dilakukan perawatan,
sel-sel kanker tersebut bisa menyebar (metastasis)
ke jaringan terdekat atau bagian tubuh lainnya.
Kanker paru-paru
memiliki hubungan erat dengan pecandu rokok, setidaknya ada 80-90% kasus yang
berkaitan dengan kebiasaan merokok. Orang yang merokok (memiliki riwayat
merokok lebih dari 15 tahun) beresiko 15-30 kali menderita kanker paru-paru dan
meninggal karena penyakit tersebut dibanding yang tidak merokok.
Namun, tidak semua perokok bisa terkena kanker paru-paru, walaupun kemungkinannya tetap ada. Perokok pasif juga berpotensi terkena kanker paru-paru, tapi kemungkinannya sangat rendah. Kanker yang tergolong paling bisa dicegah ini sering menyerang orang yang berusia 55-79 tahun (lansia), memiliki riwayat kanker paru-paru dalam keluarganya, sebelumnya sudah menderita penyakit radang paru-paru kronis atau bronchitis kronis akibat merokok (seringkali dialami orang yang berusia 40 tahun).
Jenis Kanker Paru-paru Primer
Ada dua jenis
kanker paru-paru primer bila dilihat dari ukuran dan penampakan selnya, yakni
SCLC (small-cell lung cancer) dan
NSCLC (non-small-cell lung cancer).
SCLC adalah jenis kanker paru-paru sel kecil, sedangkan NSCLC merupakan kanker
paru-paru non sel kecil. Kanker paru-paru SCLC umumnya menyerang perokok berat
dan penyebarannya lebih cepat dibanding NSCLC, sementara kanker paru-paru
NSCLC beresiko menyerang empat kali
lebih besar dibanding SCLC. NSCLC paling sering terjadi pada wanita yang tidak
pernah merokok, penderitanya cenderung memiliki daya tahan hidup yang baik. SCLC
memiliki respons lebih baik terhadap perawatan radioterapi dan kemoterapi,
sementara NSCLC umumnya ditangani lewat pembedahan.

0 komentar:
Posting Komentar