Ciri-ciri kanker
paru-paru adalah gejala atau sesuatu yang menandakan bahwa seseorang terindikasi
penyakit tersebut. Namun, ciri-ciri kanker paru-paru kadang disepelekan oleh
penderita sehingga baru ketahuan ketika sudah mencapai stadium tiga. Berikut
ini beberapa ciri kanker paru-paru yang patut pembaca waspadai agar bisa
terdeteksi sedini mungkin:
Dada Terasa Nyeri
Dada terasa nyeri m
erupakan ciri kanker
paru-paru yang paling umum dirasakan penderita. Rasa nyeri yang tajam, tumpul
dan tidak teratur (kadang nyeri berkelanjutan, kadang juga tidak muncul)
tersebut timbul di dada, pundak hingga punggung.
Batuk - Batuk
Batuk yang bisa terjadi secara kronis (lebih dari 8 minggu), baik disertai dahak maupun batuk kering. Batuk terus menetap (tak kunjung sembuh) dan tidak akan mempan diberi obat dari apotek maupun obat tradisional. Pola batuk penderita kanker paru-paru biasanya berubah, dahak keluar lebih banyak atau bahkan batuk darah.
Batuk Darah
Batuk disertai keluarnya darah atau dahak bercampur darah. Tapi, penderita tidak akan merasa nyeri ketika batuk.
Sesak Nafas
Sesak nafas dirasakan penderita kanker paru-paru seperti sulit menarik nafas atau saluran pernafasan terasa mengencang. Hal itu dikarenakan massa tumor sudah mendesak saluran pernafasan. Jadi, curigailah sesak nafas yang timbul setelah melakukan aktifitas seperti jalan kaki, memakai baju, mandi dan melakukan pekerjaan rumah.
Nafas Mengi
Nafas mengi atau berbunyi ketika dikeluarkan. Meskipun gejala mengi sering dialami penderita asma, tidak menutup kemungkinan itu merupakan ciri-ciri kanker paru-paru. Oleh karena itu, bila mengi terjadi segera periksakan ke dokter.
Suara Berubah
Suara berubah menjadi serak dan kasar, karena massa kanker menekan syaraf yang fungsinya untuk berbicara. Jangan sepelekan suara serak yang tidak kunjung sembuh hingga 2 minggu.
Sakit Kepala
Sakit kepala terjadi jika sel-sel kanker sudah menyebar ke otak. Sakit kepala yang dirasakan penderita kanker paru-paru cenderung tak tertahankan, tidak mempan disembuhkan dengan obat penahan nyeri. Sakit kepala tersebut sangat mengganggu aktifitas, bahkan tidak hilang ketika penderita tidur. Sakit kepala karena kanker paru-paru biasanya disertai dengan melemahnya anggota tubuh, sering kesemutan dan kehilangan keseimbangan. Jika pembaca tidak memiliki riwayat sering sakit kepala, apalagi intensitasnya berat dan itu tiba-tiba terjadi, jangan disepelekan.
Nyeri Tulang
Nyeri tulang dirasakan karena sel-sel kanker telah menyebar ke tulang lewat aliran darah. Nyeri yang dirasakan penderita biasanya muncul kapan saja, seringkali di malam hari dan menghilang ketika beraktifitas. Nyeri tersebut umumnya muncul di tulang punggung.
Mudah Merasa Lelah
Meskipun tidak melakukan aktifitas yang berat. Tubuh terasa lemah, lesu dan tak bertenaga, walaupun sudah beristirahat cukup lama rasa letih tersebut tak kunjung hilang.
Berat Badan Turun,
Berat badan turun padahal tidak melakukan diet sebelumnya. Hal itu dikarenakan sel-sel kanker menggunakan banyak gizi yang dikonsumsi penderita. Akhirnya, penderita tidak nafsu makan. Biasanya penderita kanker, baik itu kanker paru-paru maupun kanker jenis lainnya mengalami penurunan berat badan hingga 5 kg/bulan.
Tidak bergejala
Biasanya pada stadium-stadium awal. Ciri-ciri kanker paru-paru akan muncul di stadium lanjut, sehingga cukup mengkhawatirkan bila tidak segera terdeteksi.
0 komentar:
Posting Komentar