Kupas Tuntas Apa Itu Kanker Testis

Posted by

Kupas Tuntas Apa Itu Kanker Testis – Testis adalah bagian dari sistem reproduksi pria yang berbentuk oval dan terletak di kantong kemaluan (skrotum). Testis merupakan organ reproduksi pria yang sangat penting, karena bertugas menghasilkan sperma dan hormon testosteron yang berperan penting dalam fungsi seksual pria. Testis juga dapat menjadi tempat tumbuhnya sel-sel kanker atau tumor ganas, seperti organ tubuh manusia lainnya.


Kanker testis terjadi apabila terdapat sel-sel pada bagian testis (salah satu atau keduanya) yang pertumbuhannya tidak terkontrol. Kanker testis tergolong jenis kanker yang cukup langka, bahkan di Amerika hanya ada 1 dari 263 orang yang terserang. Bahaya yang ditimbulkan kanker testis adalah mematikan sel sperma, merusak sperma (pada pasien defisiensi ginjal), menghilangkan kesuburan, menyebarkan virus bakteri inflamasi pada pasangan, menurunkan atau menghilangkan fungsi seksual, menyebabkan penyakit ginekologi dan penuaan dini.

Umumnya kanker testis menyerang pria yang berusia 15-49 tahun, hanya 7% saja yang menyerang baik anak-anak-remaja maupun lansia. Namun, kanker testis bukanlah penyakit yang menular dan dapat disembuhkan. Hal itu dikarenakan kanker testis mudah terdeteksi di stadium-stadium awal. Sehingga, tingkat kesembuhan penderita bisa mencapai 73%-99% (tak terkecuali untuk sel-sel kanker yang telah menyebar), tergantung stadium dan penyebaran kanker.

Jenis-jenis Kanker Testis

  • Kanker testis germ cell (sel nutfah). Germ cell adalah jenis sel pembentuk sperma. Kanker testis germ cell adalah jenis yang sering ditemukan pada pria. Ada dua jenis kanker testis germ cell, yaitu: 
    • Kanker testis seminoma, terdiri atas beberapa jenis, yakni klasik, anaplastik serta spermatositik. Pertumbuhan dan penyebaran kanker testis seminoma cukup lambat. 
    •  Kanker testis non-seminoma, terdiri atas jenis karsinoma, embrional, teratoma dan kariokarsinoma. Pertumbuhan dan penyebarannya tergolong cepat, namun reaksi non-seminoma terhadap terapi radiasi juga lebih cepat.
  • Tumor sel Sertoli, adalah jenis kanker testis yang paling jarang terjadi. 
  • Tumor sel Leydig, jarang terjadi karena kemungkinannya hanya 1%-3%. 
  • Limfoma, dari seluruh kasus kanker testis, kemungkinannya hanya 4%.

Apa Saja Ciri-ciri Kanker Testis

Pada umumnya, kanker testis ditemukan ketika pemeriksaan rutin atau keluhan penderita tentang pertumbuhan yang aneh pada testis mereka. Ciri-ciri atau gejala yang menandai adanya pertumbuhan aneh tersebut adalah: testis membesar, kantung kemaluan atau testis terasa nyeri (kadang muncul, kadang tidak), cairan menumpuk pada kantung kemaluan dan pangkal paha/perut bagian bawah nyeri. Apabila pembaca mengalami salah satu ciri-ciri kanker testis di atas, sebaiknya lakukan pemeriksaan diri dengan jari untuk memastikan ada-tidaknya pertumbuhan abnormal pada testis.

Sangat normal bila salah satu testis lebih besar daripada yang lain. Ukuran testis yang membesar bisa jadi ciri-ciri varikokel atau varises testis yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah atau hidrokel atau penumpukan cairan dalam skrotum. Namun, bila membesarnya ukuran testis dibarengi dengan munculnya gumpalan, bisa jadi itu merupakan gejala kanker testis.

Ciri-ciri kanker testis selain yang disebutkan di atas adalah:
  1. Kantung kemaluan terasa berat 
  2. Perut terasa nyeri 
  3. Rasa panas pada selangkangan 
  4. Punggung terasa sakit 
  5. Badan kurang sehat dan sering mengalami kelelahan 
  6. Aneurisma dan nyeri dada yang terjadi karena sel-sel kanker mengeluarkan HCG (Human Chorionic Gonadotoprin) dalam jumlah banyak yang menjadi pemicu pertumbuhan payudara pada pria (ginekomastia) 
Apabila kanker testis sudah masuk dalam tahap lanjut dan ber-metastasis (menyebar ke kelenjar getah bening, abdomen, paru-paru, hati, tulang serta otak), walau jarang terjadi, penderita akan mengalami gejala-gejala seperti: 
  1. Pusing atau sakit kepala karena kanker telah menyerang otak penderita 
  2. Batuk yang berlangsung lama dan mengeluarkan darah 
  3. Benjolan pada bagian leher 
  4. Punggung bagian bawah terasa sakit 
  5. Nyeri dada dan kesulitan bernafas (kanker telah metastasis ke paru-paru). 
  6. Nyeri pada perut yang disebabkan oleh perbesaran kelenjar getah bening atau penyebaran kanker ke hati

Artikel Terkait


Blog, Updated at: 09.04

0 komentar:

Posting Komentar