Cara Mengobati dan Mencegah Kanker Prostat

Posted by

Mengobati Kanker Prostat - Beberapa faktor yang menentukan metode pengobatan kanker prostat adalah stadium, ukuran, penyebaran kanker serta kondisi kesehatan penderita. Bila terdiagnosis positif, dokter akan menyarankan beberapa pengobatan berikut untuk menyembuhkan kanker prostat:
  1. TURP (Trans-urethral resection), metode pembedahan dengan memotong bagian kelenjar prostat. Kawat besi berujung melingkar akan dimasukkan dokter melalui uretra ke prostat. Bagian melingkar tersebut dipanaskan dengan arus listrik untuk memotong kanker. Supaya penderita tidak merasa sakit selama operasi, dokter akan melakukan pembiusan (anestesi umum/anestesi tulang belakang). TURP dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan gangguan buang air kecil. 
  2. Prostatektomi radikal, atau pengangkatan kelenjar prostat serta jaringan-jaringan di dekatnya. Prostatektomi radikal dapat menyembuhkan kanker prostat stadium 2, namun kemungkinan kanker tidak dapat diangkat sepenuhnya dan kembali lagi setelah operasi. Komplikasi yang dialami penderita setelah melakukan prostektomi radikal adalah: tidak mampu mengendalikan buang air kecil (inkontinensia urine), impotensi (disfungsi ereksi) dan tidak bisa ejakulasi, sehingga kemungkinan untuk memiliki anak sangat kecil. 
  3. Terapi Hormon, dilakukan sebelum dan sesudah radioterapi. Bila dilakukan sebelum radioterapi, keberhasilan pengobatan yang diterima penderita akan meningkat. Sedangkan bila dilakukan setelahnya, akan mencegah sel-sel kanker kembali lagi. Selain itu, terapi hormon yang sering dikombinasikan dengan radioterapi juga dapat meredakan gejala yang muncul dan memperlambat perkembangan sel-sel kanker prostat. Namun, terapi hormon memiliki efek samping, yaitu berkeringat, hot flush, berat badan bertambah, dada membengkak, disfungsi ereksi dan gairah seksual hilang. Apabila sel-sel kanker kebal terhadap hormon dan menyebabkan terapi tidak berhasil, dokter akan memberi tablet steroid. Tablet tersebut berguna untuk menyusutkan dan menghambat pertumbuhan tumor. 
  4. Radioterapi, dapat membunuh sel-sel kanker yang belum menyebar dengan energi radiasi. Radioterapi memiliki fungsi yang sama dengan terapi hormon, yaitu memperlambat pertumbuhan kanker dan meminimalisir gejala yang ditimbulkan. Radioterapi juga dapat dilakukan pasca pembedahan untuk membunuh sisa-sisa sel kanker. Efek samping dari radioterapi yang mungkin dialami penderita adalah rasa lelah, sekitar anus dan rektum terasa tidak nyaman, rontoknya rambut kemaluan, radang kandung kemih, inkontinensi urine, disfungsi ereksi, diare serta pendarahan.
Terjadi beberapa kasus kanker prostat tahap awal yang tidak membutuhkan penanganan. Itu yang perlu dipertimbangkan, mengingat tiap-tiap pengobatan yang dijalani memiliki efek samping dan keuntungan yang berbeda. Cara mengawasi perkembangan kanker prostat di stadium awal adalah mengumpulkan informasi tambahan, melakukan tes darah PSA dan biopsi secara rutin.

Kanker prostat yang sudah mencapai tahap akhir tidak dapat disembuhkan. Seluruh pengobatan yang dijalani (kemoterapi, radioterapi dan terapi hormon) hanya untuk memperlambat perkembangan, meminimalisir gejala yang ditimbulkan dan memperpanjang usia.

Mencegah Kanker Prostat

  1. Kurangi makanan berlemak dan tambah asupan gizi dari buah-buahan dan sayuran. Lycopene (pigmen warna pada buah dan sayuran yang berwarna merah dan oranye) merupakan nutrisi yang bermanfaat untuk mencegah kanker prostat. 
  2. Olahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan dan berat badan. 
  3. Konsultasi pada dokter apabila resiko kanker prostat mengalami peningkatan. Dokter akan memberi obat finasterida seperti Propecia dan Proscar yang mampu mencegah pertumbuhan kanker prostat pada pria berusia 55 tahun lebih. Obat finasterida biasanya dipakai untuk mengontrol pembengkakan kelenjar prostat serta kerontokan rambut yang terjadi pada pria.
Penderita akan berpeluang sembuh total apabila kanker prostat terdiagnosis sejak awal. Apabila kanker masih di stadium awal, penderita cukup menunggu perkembangannya saja. Akan tetapi, jika sel-sel kanker telah ber-metastasis ke tulang atau jaringan tubuh lain, kemungkinan penderita sembuh sangatlah kecil. Mengingat hingga saat ini obat paten untuk menyembuhkan kanker prostat belum ditemukan, pembaca harus waspada dengan tidak mengabaikan gejala-gejala yang ada.

Artikel Terkait


Blog, Updated at: 05.07

0 komentar:

Posting Komentar