Membahas Tentang Apa Itu Kanker Kandung Kemih, Penyebab
dan Ciri-cirinya – Kanker kandung kemih (Vesika Urinaria) adalah pertumbuhan
tumor atau sel-sel abnormal yang sifatnya ganas pada organ penyimpan/penampung
urine. Sel-sel kanker tersebut tumbuh di dinding kandung kemih yang dibentuk
oleh sel transisional. Baik tumor yang berukuran besar maupun kecil dapat
berkembang di lapisan otot kandung kemih serta menyebar ke jaringan-jaringan
tubuh lainnya.
Terdapat tiga jenis kanker kandung kemih, yakni: adenokarsinoma yaitu kanker yang tumbuh di lapisan dalam kandung kemih, diakibatkan oleh peradangan serta iritasi kronis. Yang paling sering ditemui adalah karsinoma urothelial, yaitu kanker yang asalnya dari sel transisional. Lalu, karsinoma sel gepeng (skuamosa), yakni kanker yang asalnya dari lapisan kandung kemih bagian atas.
Kanker kandung kemih kerap menimpa orang yang lanjut usia (40-70 tahun). Penyakit ini rawan menyerang pria daripada wanita. Belasan juta orang telah menjadi korban kanker kandung kemih setiap tahunnya. Maka, sebelum penyakit tersebut menimpa pembaca, sebaiknya kenali gejala kanker kandung kemih dan kurangi faktor resikonya. Gejala yang umum dialami penderita adalah kencing berdarah, walau tidak terasa perih. Bila itu terjadi, segera konsultasikan pada dokter ahli.
Apa Penyebab Kanker Kandung Kemih?
Kanker kandung
kemih disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
- Faktor usia, semakin bertambahnya usia, resiko kanker kandung kemih semakin besar
- Ras kaukasoid atau kulit putih, dibanding ras lainnya memiliki resiko lebih tinggi terserang kanker kandung kemih
- Faktor keturunan
- Peradangan kronis pada kandung kemih
- Pernah melakukan pengobatan kanker
- Mengkonsumsi obat diabetes tertentu
- Merokok
- Paparan zat kimia dari industri tertentu
- Radiasi
- Infeksi parasit
Ciri-ciri Kanker Kandung Kemih Paling Umum
Penderita kanker
kandung kemih umumnya tidak mengalami gejala atau melihat ciri-ciri adanya
penyakit tersebut. Dokter membuat diagnosis saat sel-sel darah merah terdeteksi
pada sampel urine. Tapi, umumnya jumlah darah tidak cukup untuk mengubah urine
(hematuria mikroskopik). Berikut ini
ciri-ciri kanker kandung kemih yang umum dialami penderita:
- Terdapat darah pada urine, namun tak disertai rasa nyeri
- Rasa ingin buang air kecil sering muncul secara tiba-tiba
- Sering buang air kecil, namun urine yang dikeluarkan tidak banyak
- Rasa perih atau terbakar ketika buang air kecil
- Punggung terasa sakit
- Sering terkena infeksi saluran kemih
- Terjadi pembengkakan pada kaki
- Panggul atau sekitar dubur dan tulang terasa sakit
- Anemia
- Berat badan turun secara drastis
Cara Mendiagnosis Penyakit Kanker Kandung Kemih
Diagnosis dilakukan
dokter untuk mengetahui sejauh mana penyebaran kanker dan menentukan pengobatan
yang sesuai dengan penderita. Ketika melakukan diagnosis, dokter akan bertanya
gejala-gejala yang dialami, riwayat kesehatan (infeksi saluran kemih atau batu
ginjal), pekerjaan, pola makan dan kebiasaan merokok. Khusus yang terakhir,
beritahu dokter kapan terakhir kali pembaca merokok meskipun itu 10 tahun yang
lalu.
Setelah mengetahui gejala yang dialami pembaca, dokter akan melakukan pengujian-pengujian di bawah ini:
- Pemeriksaan dubur dan panggul
- Tes darah, dilakukan untuk memastikan fungsi ginjal.
- Sitologi urine, dokter akan memeriksa ada-tidaknya sel-sel kanker pada sampel urine.
- Sistoskopi, dilakukan dengan memasukkan alat cystoscope berkamera yang dipasang pada selang melalui uretra (pembukaan saluran buang air kecil) ke dalam kandung kemih. Melalui pemeriksaan tersebut, akan diketahui apakah ada tumor yang menghuni kandung kemih.
- Tes pencitraan, pengambilan gambar kandung kemih secara rinci dengan MRI, CT-scan atau urogram intravena.
- Biopsi, dilakukan apabila terdapat area lapisan kandung kemih yang abnormal. Biopsi dilakukan dengan TURBT (transurethral resection of bladder tumor) atau pengambilan sampel jaringan untuk diuji.
Pemeriksaan
lanjutan perlu dilakukan apabila hasil pengujian-pengujian di atas adalah
positif. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui tingkat keparahan atau stadium
kanker yang urutannya:
- Stadium 1, sel-sel kanker belum keluar dari dinding bagian dalam kandung kemih.
- Stadium 2, kanker masih berada di seputar kandung kemih, tapi sudah menembus seluruh lapisan dindingnya.
- Stadium 3, ditandai dengan keluarnya sel-sel kanker melalui dinding kandung kemih dan menyebar ke jaringan di sekitarnya
- Stadium 4, kelenjar getah bening dan organ hati, paru-paru atau tulang telah diserang sel-sel kanker kandung kemih

0 komentar:
Posting Komentar