Pengobatan
Kanker Kandung Kemih - Beberapa faktor
yang menentukan cara pengobatan kanker kandung kemih adalah stadium, tingkat
penyebaran dan banyaknya kanker yang telah menyebar. Kanker kandung kemih
sendiri terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap awal/kelas rendah dan tahap
akhir/kelas tinggi. Penanganan atau pengobatan terhadap masing-masing tahapan
kanker tersebut berbeda.
Cara Pengobatan Kanker Kandung Kemih Tahap Awal:
- Terapi biologis imunoterapi, pembuatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan perkembangan kanker.
- Pengangkatan tumor atau TURBT, pada dinding kandung kemih bagian dalam.
- Sistektomi parsial, adalah pengangkatan tumor dan bagian kandung kemih yang terserang
Cara Pengobatan Kanker Kandung Kemih Tahap Akhir:
- Sistektomi radikal, pengangkatan kandung kemih secara menyeluruh
- Membuat saluran urine baru
- Kemoterapi, dilakukan sebelum maupun sesudah pembedahan untuk memusnahkan sel-sel kanker. Dokter biasanya mengkombinasikan dua jenis obat dalam kemoterapi. Setelah kemoterapi, penderita mungkin akan merasakan kelelahan, mudah terkena penyakit, selera makan hilang, demam dan batuk, rambut rontok, mual dan muntah serta kulit kemerahan.
- Terapi radiasi, menghancurkan sisa-sisa kanker yang masih ada sesudah pembedahan. Terapi radiasi dilakukan dengan pancaran sinar bertenaga tinggi. Efek samping terapi radiasi adalah kelelahan, sulit buang air kecil, diare, kandung kemih membengkak, vagina menyempit, rambut kemaluan rontok, disfungsi ereksi dan mandul atau infertilitas. Terapi radiasi bisa digabungkan dengan kemoterapi bila operasi tidak memungkinkan.
Komplikasi Kanker Kandung Kemih
Setelah menjalani
berbagai pengobatan, penderita kanker kandung kemih bisa mengalami beberapa
komplikasi, seperti:
Diversi Urine (Pengalihan Saluran Urine)
Diversi urine dilakukan apabila
kandung kemih diangkat. Ada beberapa jenis diversi
urine, yaitu:
- Urostomi, mengalirkan urine melalui lubang eksternal di dinding perut
- Diversi urine kontinen, yaitu mengalihkan aliran urine dengan membuat lubang ber-klep pada dinding perut. Kantong urine dibuat dari sebagian kecil dinding usus.
- Rekonstruksi kandung kemih, membuat neobladder (kandung kemih tiruan) dengan dinding usus. Namun, neobladder tidak memberi rangsangan meski sudah terisi penuh oleh urine, jadi penderita akan dilatih untuk mendorong urine keluar (berkemih) dengan otot panggul dan perut.
Disfungsi Ereksi
Disfungsi ereksi atau
ketidaksanggupan seseorang untuk mempertahankan ereksinya dialami penderita
kanker kandung kemih sesudah melakukan pengobatan sistektomi radikal.
Depresi
Ketidakstabilan
emosi selalu dialami penderita kanker kandung kemih, seperti saat didiagnosa
positif, rasa gembira ketika kanker berhasil diangkat dan depresi kembali
ketika merasakan efek atau komplikasi pengobatan. Jika hal itu terjadi,
penderita disarankan menghubungi dokter secepatnya.
Cara Mencegah Kanker Kandung Kemih
- Memperbanyak konsumsi air mineral, untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan racun-racun yang menumpuk dalam kandung kemih dengan cepat.
- Melakukan diet, dengan mengurangi makanan berlemak dan menambah asupan buah-buahan dan sayuran.
- Hindari rokok, untuk memperkecil resiko kanker kandung kemih.
- Memakai pelindung dari paparan bahan kimia, pembaca yang bekerja di pabrik tekstil, plastik, karet, pewarnaan serta asap diesel wajib menggunakan pelindung.
Pada tahap awal,
kanker belum bersifat ganas, namun memiliki kemampuan untuk berkembang lebih
jauh. Kanker kandung kemih tahap awal cenderung kembali setelah diobati,
sehingga penderita perlu menghilangkannya berulang kali. Kalau sudah masuk
stadium pertengahan, kanker kandung kemih akan tumbuh dan berkembang dengan
cepat menuju tahap akhir. Di tahap ini, penderita harus menjalani berbagai
pengobatan secara rutin. Penderita kanker kandung kemih juga harus melakukan
pengujian lanjutan, mengingat penyakit ini kemungkinan besar dapat kambuh
kembali.

0 komentar:
Posting Komentar